CVTOGEL – Meski pemerintah telah menyalurkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke setiap Rukun Tetangga (RT), kebakaran masih kerap melanda permukiman padat penduduk. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengapa insiden kebakaran tetap tinggi meski upaya pencegahan sudah dilakukan.
Kapasitas APAR Terbatas
Pakar kebencanaan menjelaskan bahwa APAR pada dasarnya hanya efektif untuk api kecil di tahap awal. Jika api sudah membesar atau menjalar ke bahan mudah terbakar, peran APAR tidak lagi signifikan. Selain itu, banyak warga tidak menyadari bahwa terdapat berbagai jenis APAR untuk sumber api berbeda, seperti kebakaran listrik atau minyak. Ketidaksesuaian jenis APAR dengan sumber api membuat upaya pemadaman tidak efektif.
Faktor Manusia Jadi Kendala
Selain persoalan teknis, faktor manusia juga berperan besar. Banyak warga belum terlatih menggunakan APAR dengan benar. Dalam situasi panik, sebagian orang tidak berani mendekat ke sumber api atau justru salah prosedur. Tidak jarang pula kebakaran baru disadari ketika api sudah terlanjur membesar sehingga APAR tidak bisa lagi mengatasinya.
Permukiman Padat Rentan Terbakar
Kondisi lingkungan turut memperparah risiko. Di kawasan padat dengan bangunan berdempetan, api dapat cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya. Material bangunan yang mudah terbakar seperti kayu, tripleks, dan instalasi listrik yang tidak standar semakin mempercepat penyebaran api.
Kurangnya Manajemen Risiko
Selain itu, belum banyak RT yang mengadakan simulasi evakuasi atau pelatihan penggunaan APAR secara rutin. Padahal, kesiapan warga dalam menghadapi situasi darurat sangat menentukan keberhasilan pencegahan. Kebakaran juga sering dipicu korsleting listrik, kebocoran gas, atau puntung rokok—hal-hal yang sebenarnya bisa dicegah dengan kesadaran bersama.
Pencegahan Jadi Kunci
Para ahli menekankan bahwa keberadaan APAR per RT tidak boleh dianggap jaminan mutlak pencegahan kebakaran. Pencegahan harus dilakukan melalui edukasi warga, pemeriksaan instalasi listrik dan gas, simulasi penanganan darurat, serta koordinasi cepat dengan dinas pemadam kebakaran.
