Jakarta (initogel) – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menegaskan bahwa kasus yang melibatkan Andrie Yunus harus diproses melalui peradilan umum, bukan mekanisme lain.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dorongan agar penanganan kasus berjalan transparan dan sesuai prinsip hukum yang berlaku.

Tekankan Prinsip Kesetaraan di Hadapan Hukum

KontraS menilai setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, proses peradilan umum dinilai sebagai jalur yang paling tepat untuk menjamin keadilan.

Selain itu, mekanisme peradilan umum dianggap lebih terbuka dan dapat diawasi publik.

Soroti Transparansi dan Akuntabilitas

Organisasi tersebut menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus. Proses hukum yang terbuka dinilai dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan.

Karena itu, KontraS mendorong agar seluruh proses dilakukan secara akuntabel.

Dorong Penegakan Hukum yang Profesional

KontraS juga meminta aparat penegak hukum untuk menangani kasus ini secara profesional dan tidak diskriminatif.

Penanganan yang tepat dinilai penting untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Perhatian Publik terhadap Kasus

Kasus Andrie Yunus menjadi perhatian publik dan berbagai kalangan masyarakat sipil.

Sejumlah pihak mengikuti perkembangan kasus ini sebagai bagian dari pengawasan terhadap penegakan hukum.

Harapan Proses Hukum Berkeadilan

KontraS berharap kasus tersebut dapat diselesaikan melalui proses hukum yang adil, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, penegakan hukum diharapkan dapat berjalan secara konsisten serta menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.